Komisi Pemberantasan Korupsi telah memulai penyelidikan ihwal kejanggalan pengelolaan dana haji periode 2012-2013 di Kementerian Agama. Kejanggalan itu tercium dari laporan hasil analisis yang dilakukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).  “Ada dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana itu,” ujar Wakil Ketua PPATK Agus Santoso via pesan pendek, Kamis, 6 Februari 2014. (Baca: Pendaftaran Haji Tak Perlu Setor Uang)

Menurut dia, ada penggunaan yang tak sesuai dengan tujuan awal pengelolaan dana haji. Meski tak mau merinci transaksi mencurigakan apa yang ditemukan lembaganya, Agus mengatakan PPATK telah menyerahkan beberapa laporan hasil analisis tentang dana haji kepada KPK. Temuan-temuan itu disampaikan kepada KPK tahun lalu. Sebelumnya, PPATK menemukan transaksi mencurigakan hingga Rp 230 miliar dari pengelolaan dana haji selama 2004-2012. Dalam periode tersebut, dana haji yang dikelola mencapai Rp 80 triliun, dengan imbalan hasil sekitar Rp 2,3 triliun per tahun.  Tahun lalu, Kementerian Agama menelisik sejumlah pegawai negeri di lingkungannya yang terindikasi menggelapkan dana haji. Sebab, PPATK menemukan aliran dana biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH) ke rekening pribadi pegawai Kementerian Agama.

Diambil dari: www.tempo.co

BAGIKAN
Berita sebelumyaDzikir dan Doa Menghadapi Peristiwa Alam yang Menakutkan
Berita berikutnyaPDNA Kabupaten Gunungkidul tetap adakan DANA II

Aku adalah aku…
Immawan Muhammad Arif adalah Immawan Muhammad Arif…

Aku lahir di Kabupaten Bojonegoro Jatim tetapi akta kelahiranku di Kabupaten Blora Jateng. Ku lahir tepatnya di Kabupaten Bojonegoro Jatim paling barat berbatasan dengan Kabupaten Blora. Aku di Bojonegoro hingga tahun 1995, sempat menikmati dunia pendidikan Taman Kanak-Kanak di TK ABA Cepu Blora Jawa Tengah selama satu tahun kurang..

Semenjak tahun 1995 aku bersama keluargaku pindah di Provinsi DIY
tepatnya di Wonosari Gunungkidul tepatnya lagi di belakang TERMINAL DHAKSINARGA Desa Baleharjo Wonosari Kabupaten Gunungkidul, hingga 1998 lalu pindah di Dusun Madusari Wonosari dan sekarang di Kepek II, Kepek, Wonosari dari tahun 1999.

Salam Fastabiqul khairat… Salam Ukhuwah Islamiyyah… Salam Gunungkidul Berkemajuan…

LEAVE A REPLY