Wonosari (29/03) –pdmgunungkidul.org, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gunungkidul adakan Pengajian Rutin untuk para Pimpinan Muhammadiyah tingkat Cabang se- Kabupaten Gunungkidul tadi malam (Jumat, 28 Maret 2014).

Pengajian rutin yang diadakan setiap 35 hari sekali ini adalah ikhtiar PDM Gunungkidul Majelis Tabligh untuk mengumpulkan para pimpinan Muhammadiyah tingkat Cabang untuk meningkatkan jiwa Kemuhammadiyahan masing serta untuk menjadi wadah untuk berkumpulnya (silaturahmi).

Pengajian rutin Pimpinan Muhammadiyah ini diadakan di Kampus 1 SMK Muhammadiyah Wonosari (Barat Kamtor Pemda), dihadiri ratusan Personil Pimpinan Cabang Muhammadiyah beserta Anggota seluruh Ortom yang ada di Muhammadiyah Gunungkidul. Untuk Anggota Ortom yang datang adalah dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah beserta KOKAMnya, Naisyatul ‘Aisyiah, Aisyiah, Kepanduan Hizbul Wathan, Pimda 12 Tapak Suci, serta Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bapak dr. Agus Taufiqurrahman yang selaku menjadi pembicara pada kesempatan kali ini.

Bapak dr. Agus Taufiqurrahman bermula menyampaikan isi pengajian pada Pengajian Rutin Malam Sabtu Pahingan adalah menjabarkan tentang mengenal kembali sosok Pak AR, beliau memaparkan Pak AR  pernah memberikan nasehat untuk para Mubaligh Muhammadiyah jika menjadi Mubaligh janganlah manut sama jamaahnya melainkan manutlah sama Al Quran dan Al Hadist. dr Agus menjelaskan anekdot yang dimana dikenalkan oleh Pak AR adalah sebagai berikut.

J: “Kyai, bagaimana hukumnya Bulus itu (haram atau halal)”
K: “Bulus itu hukumnya haram..!!!”
J: “Tapi daging bulus itu enak kyai, kalo kyai sudah mencoba pasti ketagihan”
K: “Itu tadi keterangan dari kitab merah, coba saya carinya dari kitab hijau.”

Kemudian kyai itu masuk ke dalam dan tidak lama kemudian keluar dan dia berkata

K: “Betul, dalam Kitab Hijau dinyatakan bawah Al bulu-su hara-mun illa lahmuha. Jadi bulus itu haram kecuali dagingnya”
J: “Tapi kyai bukan hanya dagingnya kyai, kuahnya juga enak sekali”
K: “Oo… begitu, coba saya lihantnya dalam Kitab Biru.” Kemudian Kyai itu menemui jamaahnya sambil berkata, “Betul, dalam Kitab Biru ada keterangan sebagai berikut: Wa amma duduhuha au quwahuha halalun… Artinya adapun duduhnya (duduhuha) atau kuahnya (quwahuha) adalah halal

Untuk selengkapnya isi Pengajian Rutin malam Sabtu pahing dapat dinikmati dan ditonton di Channel Youtube milik Muhammadiyah Gunungkidul (klik disini). Salam Gunungkidul Berkemajuan. (Redaksi)

LEAVE A REPLY