pdmgunungkidul.org — Kerajaan Brunei Darussalam memberi penghargaan kepada Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sebagai salah satu organisasi kepemudaan Indonesia yang berprestasi di Asia Tenggara.

ASEAN TAYO (Ten Accomplished Youth Organizations) Award yang diterima IPM merupakan pernghargaan ketiga yang diterima IPM. 

Ketua bidang Hubungan Luar Negeri dan Antar Lembaga (Hubla) Pimpinan Pusat IPM, Daeng Muhammad Feisal, mengatakan ASEAN TAYO Award ini merupakan penghargaan ke-3 tingkat internasional yang didapatkan IPM setelah tahun 2012 dan 2006 mendapatkan penghargaan yang sama. “Ini kado untuk kader dan pelajar Muhammadiyah se-Indonesia,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat IPM Fida Afif setelah menerima langsung penghargaan dari Yang Berhormat Pehin Orang Kaya Pekerma Laila Diraja Dato Seri Setia Awang Haji Hazair bin Haji Abdullah, menteri dari Majlis Belia dan Sukan Brunei Darussalam. 

Pemberian penghargaan itu dilakukan dalam rangkaian acara ASEAN Youth Day Meeting (AYDM) ke-20 yang diselenggarakan 8-11 Oktober 2014. Sebelum menerima penghargaan, IPM mempresentasikan social project dan visi-misi ‘Gerakan Pelajar Berkemajuan’ IPM kepada seluruh peserta AYDM. IPM pada tahun 2013 dan 2011 juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai salah satu Organisasi Kepemudaan (OKP) berprestasi tingkat nasional.  “Di usianya yang sudah 53 tahun, IPM harus sudah siap berperan dan punya aksi strategis bagi pelajar dan pemuda se-ASEAN bahkan di tingkat dunia, apalagi dengan adanya ASEAN Economic Community 2015, pelajar dan pemuda Indonesia harus bisa berpartisipasi aktif,” ujar Daeng dalam keterangan pers.

BAGIKAN
Berita sebelumyaKurban Lazismu Sasar Saptosari Gunungkidul
Berita berikutnyaIni Dia Lagu PALING MONCER di Indonesia
Aku adalah aku... Immawan Muhammad Arif adalah Immawan Muhammad Arif... Aku lahir di Kabupaten Bojonegoro Jatim tetapi akta kelahiranku di Kabupaten Blora Jateng. Ku lahir tepatnya di Kabupaten Bojonegoro Jatim paling barat berbatasan dengan Kabupaten Blora. Aku di Bojonegoro hingga tahun 1995, sempat menikmati dunia pendidikan Taman Kanak-Kanak di TK ABA Cepu Blora Jawa Tengah selama satu tahun kurang.. Semenjak tahun 1995 aku bersama keluargaku pindah di Provinsi DIY tepatnya di Wonosari Gunungkidul tepatnya lagi di belakang TERMINAL DHAKSINARGA Desa Baleharjo Wonosari Kabupaten Gunungkidul, hingga 1998 lalu pindah di Dusun Madusari Wonosari dan sekarang di Kepek II, Kepek, Wonosari dari tahun 1999. Salam Fastabiqul khairat... Salam Ukhuwah Islamiyyah... Salam Gunungkidul Berkemajuan...

LEAVE A REPLY