pdmgunungkidul.org — Menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam kurang lebih 60 Km dari Yogyakarta menuju sebuah Desa Pakel di kelurahan Saptosari, kecamatan Playen, kabupaten Gunung Kidul DIY. 

LAZISMU bersama Komunitas Mahasiswa Jogja Bersatu yakni IMM UMY dan IMM UAD Yogyakarta mengadakan komunitas berkurban Pak Kumis, program Tahunan LAZISMU ini menyasari 200-an kepala keluarga di desa tersebut dengan bantuan 10 kambing serta satu ekor sapi, Ahad (5/10).

Bertempat di masjid Al Barokah Pakel, Warga desa yang sebagian besar adalah petani merasakan kebahagiaan dengan program komunitas berkurban ini. Harapan warga akan adanya daging kurban terjawab dengan hadirnya LAZISMU berserta para Mahasiswa IMM UMY dan UAD ini. Anak-anak usia sekolah pun diajak mengikuti lomba mewarnai dan menggambar, serta hafalan Al Quran dan Lomba adzan terbaik.

Kastoyo, tokoh masyarakat di desa saptosari ini pun memberikan apresiasi tinggi terhadap hadirnya LAZISMU dan Komunitas Berqurban ini di desa mereka. “Bakti sosial sekaligus pemotongan hewan kurban di desa kami, sangatlah bermanfaat bagi kami, kami memberikan rasa terima kasih kepada LAZISMU dan Komunitas Berqurban telah jauh-jauh hadir memberikan keluarga baru dan bantuan hewan kurban” ungkapnya.

Puluhan mahasiswa IMM pun tak kalah sibuk membantu warga untuk memotong, serta membagikan hewan kurban kepada warga lain. Serta mengatur jalannya proses bakti sosial Komunitas berqurban ini. Nur Wahidatul Muflikha, dari LAZISMU mengatakan desa Saptosari merupakan salah satu desa yang kami berikan bantuan Pak Kumis Kami berikan bantuan berupa 10 ekor kambing serta satu ekor sapi. Dibantu rekan-rekan dari IMM, Selain Gunung Kidul masih ada desa-desa maupun kampung-kampung kantong kemiskinan di DIY ini, kami berharap ke depan lokasi Kurban Pak kumis bisa masuk ke daerah lainnya.” Ujarnya.

Lika juga mengharapkan donasi dari para donatur LAZISMU agar selalu bisa bersinergi kembali tahun depan, khususnya Komunitas berqurban tahun ini. Acara kemudian ditutup dengan memberikan santunan bagi anak-anak desa saptosari yang berprestasi. (muh)

LEAVE A REPLY